Dari Al-Irbadh bin Sariyah radhiyallahu 'anhu โ hadits yang berisi wasiat agung Rasulullah ๏ทบ menjelang wafatnya: bertakwa, taat kepada pemimpin, berpegang teguh pada sunnah, dan menjauhi bid'ah. Diriwayatkan oleh Abu Daud dan At-Tirmidzi (hasan shahih).
ุฃููุตููููู
ู ุจูุชูููููู ุงูููููู
Bertakwa kepada Allah dalam setiap keadaan
ุงูุณููู
ูุนู ููุงูุทููุงุนูุฉู
Mendengar dan taat meskipun pemimpinnya seorang budak
ุนูููููููู
ู ุจูุณููููุชูู
Pegang teguh sunnah Rasul & Khulafaurrasyidin
ุฅููููุงููู
ู ููู
ูุญูุฏูุซูุงุชู ุงููุฃูู
ููุฑู
Setiap bid'ah adalah sesat
| Wasiat | Makna & Implementasi | Dalil/Hikmah |
|---|---|---|
| Takwa kepada Allah | Melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, baik dalam keadaan sendirian maupun di hadapan orang banyak. Takwa adalah bekal terbaik menuju akhirat. | QS. Al-Baqarah 2:197, QS. Ali Imran 3:102 |
| Mendengar dan taat kepada pemimpin | Taat kepada penguasa (ulil amri) selama tidak memerintahkan maksiat. Meskipun pemimpinnya seorang budak, tetap wajib taat dalam kebaikan. Ini menjaga persatuan umat. | QS. An-Nisa 4:59, hadits: "Wajib mendengar dan taat dalam keadaan suka dan duka." |
| Berpegang teguh pada Sunnah | Mengikuti ajaran Rasulullah dan para khulafaurrasyidin (Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali). "Menggigit dengan geraham" berarti memegang dengan kuat, tidak goyah. | QS. Ali Imran 3:31, QS. Al-Ahzab 33:21 |
| Menjauhi bid'ah | Tidak mengada-adakan perkara baru dalam agama yang tidak memiliki landasan dari Al-Qur'an dan Sunnah. Setiap bid'ah adalah sesat dan akan masuk neraka. | Hadits ke-5 (man ahdatsa fi amrina hadza ma laysa minhu fahuwa radd) |
Hadits ke-5 menyatakan "siapa yang mengada-ada dalam agama kami, maka tertolak". Hadits ke-28 ini memperkuat dengan "setiap bid'ah adalah sesat". Keduanya menjadi landasan utama dalam menjaga kemurnian agama.
Taat kepada pemimpin (dalam hadits ke-28) selaras dengan prinsip perlindungan darah dan harta dalam hadits ke-8. Ketaatan kepada pemimpin yang sah menjaga stabilitas umat.
Hadits ini adalah wasiat agung Rasulullah ๏ทบ menjelang wafatnya, yang mencakup empat pilar pegangan hidup umat Islam: (1) Takwa kepada Allah โ fondasi segala amal, (2) Mendengar dan taat kepada pemimpin โ menjaga persatuan dan mencegah perpecahan, (3) Berpegang teguh pada sunnah Rasul dan Khulafaurrasyidin โ sumber petunjuk yang tidak akan menyesatkan, (4) Menjauhi bid'ah โ karena setiap bid'ah dalam agama adalah sesat. Wasiat ini sangat relevan sepanjang zaman, terutama ketika umat Islam menghadapi banyak perbedaan pendapat dan fitnah. Semoga kita termasuk orang-orang yang berpegang teguh pada wasiat ini.
Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang bertakwa, taat kepada pemimpin dalam kebaikan, berpegang teguh pada sunnah Rasul, dan menjauhi bid'ah. Aamiin.